TAHUN SAKA DAN NYEPI di DINDONESIA

Menurut agama Hindu, alam semesta ini pada mulanya adalah kosong, sunya, tiada ada yang ada. Maka tibalah suatu permulaan dari penciptaan, sebutir telur dala Hiranyagharba sakti merupakan beni pertama segala apa yang terciptakan, disebut Mahadivya, pada awal yuga yang pertama. Inilah cahaya Brahman, Mahatman pertama, kekal abadi, tiada terlukiskan, cemeralng memancar ke mana-mana, ke seluruh penjuru. Ini adalah asal mula paling halus alam benda jasmaniah dan alam bukan benda-benda rohaniah. Dari telur cahaya Brahman ini terlahir Pitamaha, satu-satunya makhluk disebut Prajapati
Kemudian setealh Brahman, hyang Widhi ( Tuhan Yang Maha Esa ), tercipta sendiri cahaya suci wiwaswan ata sambhu. Demikianlah kemudian Brahman menciptakan sorga, ujjung sorga, planet, angksa, bulan, udara, ether, air,bumi ; kemudian tahun, musim, sasih (bulan), paksha (tilem dan purnama ), siang dan malam. Demikianlah tercipta segala-galanya kecuali manusia. Wiwaswan atauSambhu sebagai personifikasi matahari menerima wahyu dari Brahman untuk menciptakan manusia pertama, yaitu Manu. Sambhu yang menerima wahyu dari Brahman, mengajarkan kepad mnusia ajaran –ajaran suci dalam bentuk Veda –Desa. Sesuai pesan Sambhu, Manu kemudia mengajarkn wahyu, yaitu isi kitab suci veda-veda kepada Iswaku , undang – undang hukum hidup dalam alam semesta ini, agar alam semesta ini dapat dilestarikan dan tidak termusnahkan di kala yang mendatang.
Kehidupan manusia mengalami pasang surut kehidupan . Demi melindungi kebjukan dan menegakkan dharma Hyang Widhi, turun menjelma dalm wujud Sri Krishna sebgai yang diungkapkan oleh Bhagawadgita :

Mana kala dharma hendak sirna
Dan adharma hendak merajalela
Saat itu, wahai keturunan Bharata
Aku sendiri turun menjelma

Jadi untuk menyelamatkan manusia dari ahdarma Hyang Widhi turun ke dunia dalam wujud Sri Krishna (1000 STM), Mavira dan Sidharta Gautama ( abad ke-6 STM ), Aji Saka ( 78 TM ) dan sebagainya.
Abad 1 tahun masehi merupakan jaman keemasan bagi umat Hindu di India. Jaman emilang ini dicatat dengan lahirnya Kanishka I dari keturunan dinasti Kushana, masyur karena sikap toleransinya yan gterlahir dari kebangkitan umat beragama, baik itu agama Budha, agama Hindu sekta Siva, sekta Visnu, Tantri, Tirtha dan sebagainya. Misi kebangkitan ini berkembang sangat luas bahkan sampai di Indonesia.
Misi – misi keagamaan mengadakan perjalanan ke mancanegara menyebarkan ajaran – ajaran suci sesuai jaman kebangkitan dan toleransi beragama ini. Demiianlah seorang pandita Saka gelar Asi Saka menyebarkan kebangkitan dan toleransi beragama dan mengadakan ekspedisi ke Indonesia meuju jawa mendarat di Desa Waru , Rembang di daerah jawa Tengah. Hal ini mendpat gayung sambutan meriah diman agama Hindu telah tersebar luas. Begitu besarnya antusiasme tersebut, sampai tersermin dalam ungkapan karya Empu Tantular : “Bhineka Tunggal Ika Tan Ana Dharma Mangrwa”. Kehadiran pendita Saka gelarAji Saka yang teramat penting dan tidak dapat dilewatkan.
Pendita Saka gelar Aji Saka ii adalah keturuan bangsa Saka dari Kshatrapa Gujarat, Barat laut India, tiba di Indonesia 456 masehi, tatkala di Indonesia berkus Maharaja di Raja Skanda Gupta dari dinasti Gupta Yang Agung yang menaklukan dinasti Kushana dan mengenyahkan merak dai India.
Berkat ketekunan dan keuletan Pendita Saka Gelar Aji Saka yang menyebarkan doktrin kebangkitan dan toleransi beragama, yan dirintis oleh maharaja di Raj Kanishka I hamper 400 tahun sebelumnya, yaitu 78 masehi di India, aka dotrin ini tetap berkembang hingga kini. Makin hari makin subur. Demiianlah hari tanggal 1 bulan 1 tahun 1 saka yang jatuh pada tahun 78 masehi diperingati dan dirayakan oleh umat Hindu yang mengagungkan kebangkitan dan toleransi beragama sebagai Hari Raya Nyepi.
Bagi umat Hindu megagungkan Hari Raya Nyepi merupakan kebutuhan mutlak untuk meningkatkan iwa spiritual pribadi masng-masing. Merayakan Hari Raya Nyepi bertujuan untuk memprlus jaringan persaudaraan hakiki antar umat manusia dengan jalan menumbuhkan kepribadian utuh dalam diri manusia, rasa tanggung jawab serta toleransi.

Diringkas oleh : I Wayan Sudharmika

Sumber : Nyoman S. Pendit, NYEPI Hari Kebangkitan dan Toleransi, penerbit : Yayasan Merta Sari 1984.

One Response

  1. Mohon info: tanggal 1 bulan 1 tahun 1 saka yang diambil pada tahun 78 Masehi jatuhnya tanggal dan bulan berapa ya? apa tgl 1 januari 78?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: